Lebih baik tidak berhijab tetapi sopan, daripada berhijab tetapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama kelompok : As-Salam
Anggota        : 

  •  Dilla Zila Rahayu
  • Jhon Morines
  • Rafli Fadhil Hanif
  • Viola Aryanto Pratiwi
Hallo semuanyaaa🌻..
Ini blog keduaa aku lho!
Semoga bermanfaat
Nah kali ini berjudul tentang :
 “Lebih Baik Tidak Berhijab tetapi Sopan daripada Berhijab Masih Suka Membicarakan Aib atau Kejelekan Orang Lain”
.
Berikut adalah jawaban yang disampaikan dari anggota kelompok kami :
.
Jawaban Viola 
Belum, terkadang viola keluar tidak menggunakan kerudung. Di rumah pun juga masih memakai baju pendek. 
.
Jawaban Dilla
Belum, terkadang dilla tidak memakai kerudung dan di rumah 
masih memakai baju lengan pendek, tetapi saat ingin tidur saja.
.
Jawaban Rafli
Belum, terkadang rafli masih suka bermain menggunakan celana pendek diatas lutut dan masih menggunakan celana jeans saat solat.
.
Itu dia jawaban dari anggota kelompok kami, tetapi ada satu orang lagi yang belum mengutarakan jawabannyaa yaitu jhon, karena jhon non muslim di anggota kelompok kami jadi jhon hanya menanggapi masalah yang ada di judul tersebut. Pasti kalian bertanya-tanya bukan? Dan kalian juga ingin tahu apa ayat yang menyatakan kita harus menggunakan baju berbusana secara islam dan isi kandungan dalam ayat itu.
.
Ini dia ayatnya :
Surat An-Nur ayat 31


وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ
 الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِنْ زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ



Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Apa kalian tahu makna kandungan dari ayat tersebut berikut adalah maknanyaa  :
Dalam ayat ini, Allah SWT. Berfirman kepada seluruh hamba-Nya yang mukminah agar menjaga kehormatan diri mereka dengan cara menjaga pandangan, menjaga kemaluan, dan menjaga aurat. Dengan menjaga ketiga hal tersebut, dipastikan kehormatan mukminah akan terjaga insyaallah🥰. Ayat ini merupakan kelanjutan dari perintah Allah SWT kepada hamba-Nya yang mukmin agar menjaga pandangannya ayat ini Allah SWT khususkan bagi hamba-Nya.


Kalian juga masih bertanya-tanya bukan, bagaimana pendapat dari anggota kelompok kami yang non muslim tentang “lebih baik tidak berhijab tetapi sopan daripada 
berhijab tapi masih suka membicarakan aib atau kejelekan orang lain”
Ini dia pendapatnya :
Menurut Jhon 
Semua itu tidak lebih baik dari dua pilihan tersebut karena dari keduanya memang tidak ada yang baik karena seorang muslimah yang sudah baligh atau dewasa maka wajib baginya untuk berhijab.


Ayo tanamkan pada diri kalian masing-masing agar selalu memakai hijab, menutup aurat dan juga menjaga perkataan, ataupun tingkah laku. Apalagi kami yang masih belajar selalu memakai hijab kami harus sering mengintropeksi diri kita tentang perkataan dan tingkah laku yang telah kita perbuat. Semangat semuanya untuk tidak mengumbar-umbar aurat dan selalu memakai hijab dimanapun, kapanpun kalian berada. ingat! Satu rambut keluar dari hijabmu bisa membawa ayahmu ke neraka, hiiiiiiii serem banget kan. Maka jagalah auratmu mulai dari sekarang dan janganlah kamu mengulangi perbuatan tercela seperti membicarakan aib atau kejelekan orang lain.

Sekian, 
Dan terimakasih
Kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat untuk kalian semuaaa^_^
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

























             

Komentar

Posting Komentar